- 20 Juni ’04 -
Aku terdiam disini untuk kedamaian
Yang sekejap lalu hilang dari pelupuk mata
dan membuat aku terhempas keras
dalam kegalauan yang panjang
dan kini, menanti kerisauan hilang
saat perahu menantiku di pelabuhan
saat lautan tenang dari badai harapan
Aku terdiam disini untuk kedamaian
yang sekejap lalu hilang dari palung hati
dan dengan ini aku menantinya
yakni air mata yang menetes dari mata hatiku
serta diri yang naifku hadapkan
bersama alunan puji-pujian kulafadzkan
Aku terdiam disini untuk kedamaian
yang sekejap lalu hilang
dan ingin kutemukan ia
dalam semak belukar kehidupan
yang tak sedikit orang tersesatkan
dan aku terdiam disini mencari kedamaian
puisi indah….
Oleh: shawal on Juni 23, 2007
at 3:38 am