Oleh: masrust | September 15, 2007

Puisi (Cahaya Bulan)

Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa

Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui

 

Apakah kau masih selembut dahulu,

memintaku minum susu dan tidur yang lelap?

sambil membenarkan letak leher kemejaku?

 

Kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, Lembah Pandalawangi

Kau dan aku tegak berdiri

melihat hutan-hutan yang menjadi suram

meresapi belaian angin yang menjadi dingin

 

Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu?

ketika kudekap, kau dekaplah lebih mesra, lebih dekat

 

Apakah kau masih akan berkata,

Kudengar detak jantungmu..

 

Kita begitu berbeda dalam semua

Kecuali dalam cinta..

 

–ost. GIE–


Beri tanggapan

Your response:

Kategori